Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Memasang 2 LNB C Band Yang Benar

Cara yang terbaik agar bisa mendapatkan siaran televisi nasional adalah dengan memasang 2 buah LNB parabola. Karena pada jalur frekuensi C band, televisi nasional berada pada dua satelit yang berbeda. Yaitu di satelit palapa D dan Telkom 4.

Meskipun hampir semua siaran tv nasional bisa didapatkan dengan menggunakan parabola mini namun masih banyak penguna tv satelit yang enggan berpindah. Mereka masih tetap mengunakan parabola besar untuk menangkap siaran tv satelit.

Untuk memasang 2 LNB parabola c band yang benar agar bisa menangkap siaran dari dua satelit yang berbeda kuncinya adalah pengaturan jarak antara kedua LNB. Jarak yang tidak tepat dapat berakibat kekuatan sinyal yang ditangkap tidak maksimal. Biasanya salah satu dari sinyal satelit yang diterima kurang kuat.

Penerimaan Sinyal Pada 2 LNB Parabola

Sebelum membahas cara untuk memasang 2 LNB parabola, saya akan menjelaskan lebih dulu bagaimana proses penerimaan sinyal frekuensi satelit pada dua LNB. Dengan mengetahui prosesnya diharapkan anda bisa lebih mudah mengatur jarak antar LNB. Karena jarak LNB adalah kunci keberhasilan dalam memasang LNB Parabola lebih dari satu buah.

Pada dasarnya gelombang frekuensi yang diterima oleh LNB merupakan hasil dari pantulan disk parabola. Disk parabola yang menangkap sinyal dari satelit kemudian memantulkannya pada satu titik fokus. Parabola yang menggunakan satu LNB pemasangnya ditempatkan pada titik fokus tersebut. Sehingga semua sinyal hasil pantulan bisa diterima oleh LNB.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat artikel ini yang membahas tentang prinsip kerja antena parabola lebih lengkap.

Meskipun sebagian besar gelombang yang diterima oleh disk parabola dipantulkan pada satu titik fokus, namun ada juga sinyal yang dipantulkan ke arah berbeda. Arah pantulan sinyal yang bergeser dari titik fokus inilah yang akan ditangkap oleh masing masing LNB.

Cara memasang 2 LNB C band


Tips Cara Mudah Memasang Parabola 2 LNB

Selain membutuhkan dua buah LNB C band, kita juga perlu komponen switch sinyal untuk mengatur kerja LNB parabola saat beroperasi. Terdapat dua buah switch parabola yang biasa digunakan, jenis switch 22k dan diSeq switch. Bila hanya menggunakan dua buah LNB anda  bisa menggunakan switch type 22K saja. Silahkan baca cara setting switch parabola agar lebih jelas

  • Karena kita akan memasang dua LNB maka gunakan scalar ring yang memiliki dua lubang. Scalar ring adalah tempat dudukan LNB.
  • Pastikan angka 0 (nol) pada LNB berada tepat pada arah barat. Bila tempat tidak memungkinkan anda bisa memposisikan arah angka nol berhadapan atau saling membelakangi. Yang terpenting adalah posisi masing masing nol pada arah membujur barat ke timur.
  • Untuk jarak antara kedua LNB akan berbeda tergantung dari besar diameter parabola. Sebagai patokan awal, atur jarak antar LNB sekitar 4 Cm.
  • Jangan lupa untuk memasang swicth dan mengaturnya.
Langkah selanjutnya adalah melacak sinyal dari satelit Palapa D dan Telkom 4. Pertama kita fokus dulu untuk melacak sinyal dari satu satelit. Lacak dulu sinyal dari satelit Palapa D sampai didapatkan sinyaldengan kekuatan yang maksimal.

Bila sinyal frekuensi dari satelit Palapa sudah ditangkap, kita lihat sinyal Telkom 4 apakah sudah tertangkap atau belum. Jika belum tertangkap, coba geser kemiringan parabola ke arah barat atau ke timur. Agar bisa mendapatkan frekuensi dari kedua satelit dengan kekuatan yang maksima, perhatikan ketentuan dibawah ini :

  • Jika saat parabola digeser ke barat sinyal Telkom 4 bisa ditangkap atau makin besar intensitasnya berarti jarak LNB terlalu jauh. Kita harus lebih merapatkan jaraknya.
  • Jika saat kita menggeser arah parabola ke timur sinyal dari satelit Telkom 4 bisa ditangkap atau makin besar kekuatannya, maka jarak kedua LNB terlalu dekat. Kita harus menambah jarak kedua LNB tersebut.
Lakukan tracking frekuensi dari kedua satelit tersebut hingga didapatkan kekuatan yang sama besar. Caranya dengan berpatokan pada ketentuan di atas tadi.